Selamat Datang Ke Dunia Debay, Edisi Kelahiran Anak Pertama, Rasanya Gimana Gitu !?

Detik-detik Istri Ane Melahirkan Anak Yang Pertama | Blog Kang Hamzah - Salah satu kebahagian dalam keluarga selain hidup selalu bersyukur adalah terlahirnya seorang anak di tengah-tengah keluarga kecil. Bukan harta yang melimpah ataupun mobil mewah dan barang mahal lainnya, melainkan ialah seorang anak, terlebih seorang anak yang baru lahir dari rahim seorang ibu, ya, seorang ibu yang menjaga, merawat, dan melindungi dari mulai usia kandungan sampai terlahir ke dunia. Bahkan hingga sampai akhir hayatnya.

kelahiran anak pertama
Foto Beberapa Saat Setelah Dilahirkan


Dan hari ini Sabtu tanggal 03 September 2016, pukul 08.35, ane merasakan betapa dahsyatnya keajaiban Tuhan Yang Maha Kuasa, menciptakan bayi (manusia) yang mungil, imut, cantik, lucu, dan gemessin keluar dari rahim istri ane.

Begitu berat perjuangan seorang ibu melahirkan seorang anak. Mungkin yang sudah menikah dan melihat proses melahirkan, ane yakin tidak bisa dibayangkan dengan suatu apapun. Karena, proses melahirkan begitu sangat sulit, antara hidup dan mati. Ane sendiri tak kuat menahan air mata yang menetes di dahi dan wajah istri ane. Allahu akbar !! Laa Khaula, Walaa Quwwata, Illa Billah.

Detik-detik Menjelang Kelahiran Si Dede Bayi

Pukul 23.00 ane pulang selesai Jamiyyah Rutinan di Masjid Jami` Fathillah Widasari, istri ane langsung bilang sama ane bahwa perutnya sakit, terutama perut bagian bawah. Melihat kejadian itu, karena ane masih awam dan belum mengerti tentang kehamilan, ane mencari informasi di internet 'Tanda-tanda persalinan / kehamilan sudah dekat' dan 'bagian perut bawah terasa sakit saat hamil' kurang lebih seperti itu informasi yang ane cari di internet, terus ane baca dari berbagai sumber menyebutkan bahwa jika bagian bawah perut terasa sakit itu namanya Kontraksi.
Kontraksi sendiri ada dua, yaitu kontraksi palsu (braxton hicks) terjadinya kontraksi tidak teratur waktunya, sedangkan kontraksi yang kedua yaitu kontraksi yang benar-benar mau melahirkan (pembukaan pertama), kontraksi ini biasanya teratur waktunya kurang dari 3 - 5 menit sekali terjadi.
Setelah membaca di internet ane langsung mengambil kesimpulan bahwa ini namanya kontraksi yang benar-benar mau melahirkan, langsung ane menghubungi bidan setempat, dan kata bidan suruh istri ane di bawa kerumahnya. Lanjut, sampai di tempat Bu Bidan Reni, istri ane langsung di periksa. Benar saja waktu itu istri ane sudah memasukki pembukaan kedua. Waktu itu jam menunjukkan pukul 01.35 wib.

Dirasa masih lama menunggu pembukaan sepuluh, ane dan istri akhirnya balik lagi ke rumah. Lagi-lagi istri ane mengalami kontraksi yang semakin begitu tidak terkendali, akhirnya sekitar pukul 03.32 wib ane bawa lagi ke rumah Bidan. Sesampainya di situ, Bu bidan langsung memeriksa kondisi si Bayi yang berada di dalam rahim istri ane, detak jantung dan sebagainya bagus, hanya saja keadaan istri ane yang tidak memungkinkan, karena cek HB sel darah merah hanya 90, sedangkan normalnya 110 - 130.

Melihat kondisi seperti itu, istri ane tidak putus asa, tetap semangat, dan terus berjuang untuk menyelamatkan si dede bayi.

Sampai akhirnya menunggu beberapa jam dibarengi dengan kontraksi yang tiada henti, sekitar pukul 08.35 pagi, alhamdulillah si dede bayi keluar dengan berat 3,4 kg dan panjang badan 42 cm. Begitu luar biasa dan tak terasa air mata ini terus menetes.

Dan kini bayi mungil yang begitu menggemaskan ane beri nama Shofiyatun Najwa. Semoga menjadi anak yang sholehah, Bagja di dunia dan di akhiratnya. Aamiin

No comments